JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan bisnis berkelanjutan dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan kinerja dan tanggung jawab lingkungan.
Berdasarkan laporan kinerja terbaru, BNI berhasil mempertahankan peringkat MSCI ESG Rating pada level A serta meningkatkan skor Sustainalytics. Capaian tersebut memperkuat posisi BNI sebagai salah satu pelaku utama perbankan berkelanjutan di Indonesia sekaligus mencerminkan kepercayaan investor terhadap tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
Di bidang operasional, BNI mencatat penghematan energi sebesar 559.194 Giga Joule (GJ) sepanjang 2025. Efisiensi tersebut didorong oleh penerapan standar Green Building di sejumlah kantor utama serta percepatan digitalisasi proses bisnis yang membantu mengurangi penggunaan kertas dan konsumsi energi.
BNI juga terus memperluas portofolio pembiayaan hijau. Penyaluran kredit untuk sektor energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam hayati, dan transportasi ramah lingkungan menunjukkan tren peningkatan hingga akhir tahun.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi dan pencapaian target net zero emission, sekaligus memberikan dukungan bagi pelaku usaha yang melakukan transformasi menuju praktik bisnis yang lebih berkelanjutan.
Di sisi ekonomi, BNI tetap mencatat kontribusi yang solid melalui nilai ekonomi yang didistribusikan kepada para pemangku kepentingan, termasuk pembagian dividen. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dapat berjalan seiring dengan kinerja keuangan yang sehat.
Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ESG serta pengembangan inovasi digital berkelanjutan, BNI optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi rendah karbon di Indonesia.
Komitmen terhadap keberlanjutan tersebut menjadi bagian dari upaya BNI untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, lingkungan, dan seluruh pemangku kepentingan.


