Kapal KM Karya Bersama dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Minggu (8/3/2026).
Tim SAR Gabungan saat ini melakukan pencarian dan upaya evakuasi terhadap tujuh orang yang berada di kapal tersebut.
Informasi mengenai kejadian itu diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai sekitar pukul 17.15 WIB.
Laporan disampaikan oleh Rudi Hermanto, teman dari salah satu survivor.
Berdasarkan laporan tersebut, KM Karya Bersama berangkat dari Padang menuju Pulau Siberut pada Sabtu (7/3/2026) pukul 22.00 WIB.
Kapal kemudian mengalami mati mesin pada koordinat 1°16’09″S – 99°43’48″E.
Lokasi tersebut berjarak sekitar 48 Nautical Mile dari Pelabuhan Tuapejat pada radial 103 derajat.
Jumlah survivor di kapal tersebut dilaporkan sebanyak tujuh orang.
Menindaklanjuti laporan itu, Kansar Mentawai berkoordinasi dengan instansi terkait dan mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian serta evakuasi.
Pada pukul 17.30 WIB, tim memberangkatkan RIB 03 Mentawai dengan lima personel untuk melakukan intercept terhadap kapal yang mengalami mati mesin.
Namun pada pukul 19.50 WIB, RIB 03 Mentawai memutuskan memutar arah menuju Dermaga Pokai karena kondisi cuaca dan jarak pandang yang terbatas.
Selanjutnya pada pukul 19.30 WIB, kapal KN SAR Ramawijaya 240 diberangkatkan menuju titik koordinat kejadian dengan 21 personel untuk melanjutkan operasi SAR.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian.
“Segera setelah menerima laporan mengenai kapal yang mengalami mati mesin di perairan Mentawai, Kantor SAR Mentawai menindaklanjuti dengan mengerahkan RIB 03 Mentawai untuk melakukan assessment dan pencarian awal di lokasi perkiraan. Selanjutnya mengerahkan kapal KN SAR RAMAWIJAYA 240 menuju lokasi untuk memberikan penguatan. Saat ini Tim SAR Gabungan masih berada di lapangan dan terus berupaya melakukan pencarian. Kantor SAR Mentawai terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak terkait lainnya untuk memastikan keberadaan kapal KM KARYA BERSAMA,” ujarnya.
Saat ini Tim SAR Gabungan masih melakukan proses pencarian di lokasi kejadian dengan meminta SARMAP dari Basarnas Command Center.
Informasi perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian. (*)


